
Pernahkah Anda cari sesuatu di Google, misalnya “travel surabaya jakarta” lalu muncul beberapa iklan di atas hasil pencarian? Nah, iklan-iklan itu tidak muncul sembarangan. Mereka “bertempur” lewat sistem lelang iklan yang berlangsung dalam milidetik setiap kali ada orang melakukan pencarian.
Singkatnya:Jadi bukan cuma soal bayar mahal, tapi juga soal kualitas. Ini yang bikin semua orang punya peluang yang adil — bahkan dengan budget kecil sekalipun.
Data menarik: Menurut Google, iklan dengan Quality Score lebih tinggi bisa mendapatkan posisi lebih baik dengan biaya lebih murah daripada iklan dengan Quality Score rendah. (Sumber: Google Ads Help Center)
Supaya bisa ikut lelang, Anda harus menentukan keyword yang ingin Anda targetkan.
Keyword adalah kata atau frasa yang diketikkan orang di Google saat mereka mencari sesuatu.
Tapi ada yang lebih penting lagi: niat (intent) pengguna.
Supaya iklan Anda rapi dan terstruktur, Google Ads punya sistem hirarki seperti ini:
Analoginya seperti restoran:
Dengan struktur ini, iklan Anda jadi lebih relevan, tertarget, dan performanya lebih maksimal.
Di Google Ads, ada banyak jenis campaign seperti Display, Video (YouTube), Shopping, hingga Performance Max. Tapi buat yang baru mulai, Search Ads biasanya jadi langkah pertama terbaik.
Apa itu Search Ads?